Monthly Archives: July 2016

ELANG dan LEBAH

ELANG dan LEBAH
Tahukah Anda, jika kita masukan seekor burung elang dalam sebuah kandang ukuran 2 x 2,5 M dan bagian atapnya terbuka sekalipun, tetap elang itu tidak bisa terbang.
Ternyata elang akan memulai terbang dari tanah dengan berlari sejauh 3 – 3,5 M.
Tanpa tempat untuk berlari, elang ini tidak akan mampu terbang dan terjebak selamanya dalam kandang kecil tanpa penutup.
Tahukah Anda, jika seekor lebah yang jatuh ke dalam cangkir kopi yang terbuka, juga akan tetap di sana sampai mati, kecuali jika karena tidak tega Anda keluarkan dia.
Lebah tidak pernah lihat jalan keluar pada bagian atasnya, melainkan terus berusaha cari jalan keluar lewat pinggir dekat dasarnya, cari jalan di mana tidak ada jalan, hingga ia menghancurkan diri sendiri.
Bagaimana dengan kita.. ?
Janganlah terus untuk :
– Bergumul dengan masalah.
– Fokus terus dengan masalah.
– Mengeluh sampai akhirnya frustasi sendiri.
Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.
Sadarilah bahwa jawaban dari masalah kita adalah selalu di atas, yaitu : Tuhan.. !
Menengadahlah…
Selalu ada pengharapan yang baru dalam hidup!
Kalau tidak ada jalan, lihatlah ke “atas”.
Tuhan selalu punya jalan untuk kita.
_?_??_???_???????GOD BLESSED  U????????_???_??_?_

KOPI TANPA SESENDOK GULA

Renungan dari Denny Siregar
KOPI TANPA SESENDOK GULA..
“Saya sudah gak tahan hidup bersamanya !”
Dengan berapi2 temanku menceritakan tentang situasi rumah tangganya. Ia yang seorang wanita karir merasa sudah sekian lama menjadi tulang punggung keluarga, karena suaminya tidak mampu memberikan banyak hal dalam kehidupan mereka.
Memang secara posisi temanku ini berada diatas suaminya. Jabatan yang tinggi di sebuah perusahaan, gaji yang besar belum lagi ditambah bonus ke luar negeri yang didapatkan setiap akhir tahun. Sedangkan suaminya adalah seorang wiraswasta kecil yang mempunyai mimpi besar, hanya sayangnya situasi tidak berpihak kepadanya sehingga tersendat-sendatlah hasil yang didapat. Kadang, bahkan tidak cukup untuk makan keluarga mereka sebulan.
Kisah klasik, pikirku. Awal dari perpecahan rumah tangga banyak bermula dari situasi ekonomi.
Kuhirup kopiku yang sudah mulai dingin dan kulirik temanku yang sedang berusaha menenangkan dirinya. Masalah yang selalu dipendamnya dan tidak mungkin ia ceritakan ke sembarang orang. Tahulah kenapa, rasa malu karena mempunyai suami yang tidak seperti “suami orang-orang”.
” Ujian terberat seorang wanita sebenarnya bukan ketika ia tidak mempunyai apa2, tetapi justru ketika ia memiliki segalanya..” Aku bergumam dan tidak penting apakah ia mendengarkan atau tidak. “Wanita di uji ketika ia berada di atas dan lelaki di uji ketika ia sedang si bawah..”
” Manusia itu mempunya kodratnya masing2.. dan salah satu ujian terberat yang sangat halus adalah ketika kita melupakan kodrat kita, hakikat diri kita, siapa sebenarnya kita, untuk apa kita disini… ” Kunyalakan sebatang r*&$% dan kembali kulirik temanku. Dalam marahnya dia tampak mendengarkanku.
” Kesombongan kita-lah yang membuat kita melupakan diri, membentuk kita dengan sifat2 hewan, mengangkat kita tinggi2 dan mengukur sesuatu lebih rendah daripada kita. Padahal seharusnya kita tahu bahwa yang kita dapat sesungguhnya bukanlah karena apa yang kita lakukan, tetapi karena itu pemberian Tuhan. Semua kemampuan, kesehatan, semua jalan yang terbentuk, ketika itu di hilangkan, maka hilang-lah semua… sampai kita baru paham, siapalah kita ini sebenarnya…”
” Ada yang kamu lupakan….” Aku menarik kursiku mendekat kepada temanku. ” “Apakah kamu tidak pernah berfikir sedikitpun, bahwa sebenarnya semua yang kamu dapat ini adalah juga bagian dari rejeki suamimu yang dititipkan Tuhan kepadamu ? Bagaimana seandainya dia bukan suamimu ? Mungkin kamu tidak akan bisa berada pada posisi sekarang ini…”
Temanku tersentak, merenung. Pemikiran yang belum pernah ia dapatkan selama ini karena tertutup kesombongan dirinya yang sedang meninggi.
Kubiarkan dia, kuhirup secangkir kopi yang menyadarkanku bahwa tanpa sesendok gula, sang kopi belum tentu bisa seterkenal ini….

Seven (7) CEOs that wake up early

Seven (7) CEOs that wake up early

  1. Pendiri Twitter Jack Dorsey

Pria tampan pendiri Twitter yang juga menjabat sebagai CEO Twitter, Jack Dorsey ternyata salah satu orang sukses yang memiliki hobi bangun pagi. Baginya, bangun lebih pagi memberikan banyak keluangan waktu untuk dirinya sendiri.

Dia bangun pukul 05:30 pagi untuk bermeditasi dan lari kecil sejauh 6 mil. Meski telah menjadi pria super sibuk yang harus menangani dua perusahaan sekaligus, Dorsey mengaku tidak pernah meninggalkan kebiasaannya tersebut.

Setelah bekerja selama 8 jam sehari di dua perusahaan tersebut, Dorsey tetap rajin bangun pagi.

  1. CEO PepsiCo Indra Nooyi

Wanita tangguh yang kini menjadi bos di perusahaan minuman soda PepsiCo, Indra Nooyi memiliki kebiasaan bangun sangat pagi. Dia mengatakan, tidur merupakan berkah dari Tuhan, tapi dia mengaku tak pernah memperoleh anugerah tersebut.

Dia selalu bangun jam 4 pagi dan langsung mengurus pekerjaannya. Dalam sebuah diskusi di Pejpsi, dia mengatakan dirinya tak pernah bekerja lebih dari tujuh jam setiap harinya.

  1. CEO Apple Tim Cook

Bos yang satu ini terkenal sangat rajin bangun pagi. Dia terjaga pukul 04:30 pagi dan langsung mengirimkan sejumlah emailperusahaan kepada pihak-pihak terkait.

Setengah jam kemudian dia berolahraga di gym. Tak cukup sampai disitu, CEO Apple Tim Cook bahkan selalu menjadi orang pertama yang datang ke kantor dan pulang paling terakhir.

Sikapnya tersebut menjadi teladan bagi para karyawan dan meniru aksinya sebagai langkah menuju kesuksesan

  1. CEO Disney Bob Iger

Dalam salah satu wawancara, CEO Disney Bob Iger menyebutkan dirinya selalu bangun jam 04.30 setiap pagi. Bangun lebih pagi memberinya banyak waktu untuk melakukan berbagai hal.

Setelah bangun, dia memanfaatkan waktunya untuk merenungi apa yang telah dilaluinya. Beberapa kegiatan lain seperti membaca koran, berolahraga, mendengar musik, mengecek email dan menonton TV dilakukannya setiap pagi sebelum berangkat kerja.

Jika dia sudah memiliki waktu untuk sendiri di pagi hari, biasanya pria yang satu ini siap melakukan berbagai tugas seharian penuh.

  1. CEO Starbucks Howard Schultz

Sukses menjabat sebagai orang nomor satu di Starbucks tak lantas membuat Howard Schultz bermalas-malasan. Dia mengaku tetap rajin bangun pagi.

Dia terbiasa bangun pukul 04.30 pagi untuk berjalan-jalan bersama anjingnya dan berbagai hal di luar pekerjaannya. Sekitar pukul 05.45 dia membuat kopi untuknya dan isrinya. Hebatnya, dia selalu berhasil berangkat ke kantor pukul 6 pagi dari rumahnya. (Sis/Ndw)

  1. CEO Unilever Paul Polman

Pria kelahiran Belanda ini mengaku tak pernah telat bangun untuk bekerja. Dia selalu meninggalkan kasurnya pukul 6 pagi agar bisa berolahraga di kantor.

Polman rajin berolahraga lari di atas treadmill di kantornya. Menurut dia,  bangun pagi membuatnya siap bekerja seharian yang kemungkinan besar menjenuhkan.

  1. Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) George W Bush

Meski telah lengser dari kursi pemerintahan tertinggi di AS, George W Bush ternyata memiliki jadwal harian yang super ketat. Bush selalu bangun jam 4 pagi untuk jogging dan sudah berada di kantor pukul 06.45 pagi.

Di jam tersebut dia biasa mengadakan rapat-rapat penting yang telah menjadi bagiand ari kesehariannya. Tak hanya dia, salah satu menteri di kabinetnya juga menjadi terbiasa berada di kantor pukul 6. Bahkan Bush tak akan meninggalkan kantor sebelum pukul 7 malam.

Hebrew (Ibrani)

HEBREW
A man and his wife were having an argument about who should brew the coffee each morning. The wife said, “You should do it, because you get up first, and then we don’t have to wait as long to get our coffee.”
The husband said, ” You are in charge of cooking around here and you should do it, because that is your job, and I can just wait for my coffee.”
Wife replies, “No, you should do it, and besides, it is in the Bible that the man should do the coffee.”
Husband replies, “I can’t believe that, show me.”
So she fetched the Bible, and opened the New Testament and showed him at the top of several pages, that it indeed says……….”HEBREWS”
Men are not equipped for these kinds of contests.

Coffee wisdom

Coffee never knew it will taste nice and sweet, before it met sugar and milk. We are good as individuals but become better when we blend with the right people. The world is full of nice people, if you can’t find one, be one.

The richest wealth is wisdom. The strongest weapon is patience. The best security is faith. The greatest tonic is laughter, and the greatest force is love. The surest assurance is hope in God. And the source of our strength is the joy of the Lord. Surprisingly all are free.